Omong-Tumindak-Hasil
Begini menurut pendapat saya lho ya…..
semua aktifitas itu awalnya begini Omong ==> Tumindhak ==> Hasil
Jadi kalo cuma berhenti di Omong ya jadinya Omong doang dan gak akan menemui hasil
Tapi kalo tiba-tiba langsung Tumindhak juga meskipun akan menemui hasil itupun kurang sempurna karena jadi tidak diketahui publik, dan akan menjadi bahan pertanyaan publik -maksudmu ki opo- atau bisa merubah niatan awal mksdnya disini Omong itu sebagai suatu bentuk niatan awal kita beraktifitas, jadi kalo tidak didahului Omong ki yo bisa merubah niat sewaktu-waktu (bahasane ki mencla-mencle) dan inipun tidak bagus
Kalo langsung berharap Hasil yo mendingan mimpi saja.
Jadi kalo memang sudah dimulai dengan Omong ya monggo dilanjutkan ke Tumindhak biar dapet Hasil. dan ini rumus yang saya definisikan sendiri (boleh ngomentari tp jangan protes) :
- Omong gedhe Tumindhak gedhe tapi Hasile belum tentu gedhe
- Omong cilek Tumindhak gedhe hasile insya allah gedhe
- Omong gedhe Tumindhak cilek hasile cilek
- Omong cilek Tumindhak cilek hasile cilek
Hasil Webometrics Juli 2009.. UNS Naik Lagi…….
Kamis pagi jam berapa tepatnya saya kurang tahu, hasil webometrics yang telah di tunggu oleh beberapa universtias akhinya keluar juga. Webometrics ini adalah pemeringkatan universitas yang ada di dunia. Selain webometrics ada juga THES dan ARWU yang melakukan pemeringkatan universitas di dunia. Webometrics yang keluar tipa 6 bulan sekali ini melakukan perangkingan berdasarkan beberapa variable.
Ok, sekarang bagaimana mas Webometrics ini menentukan rangking universitas? Ada empat faktor utama yang menentukan rangking sebuah universitas, yaitu: Visibility (V), Size (S), Rich Files (R) dan Scholar (Sc). Formula penghitungan dan pembobotannya sendiri adalah seperti di bawah:
Webometrics Rank = (4xV) + (2xS) + (1xR) + (1xSc)
engkapnya kita lihat penjelasannya di bawah:
-
Visibility (V): Jumlah total tautan eksternal yang unik yang diterima dari situs lain (inlink), yang diperoleh dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil-hasilnya dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi dan kemudian dikombinasikan untuk menghasilkan peringkat.
-
Size (S): Jumlah halaman yang ditemukan dari empat mesin pencari: Google, Yahoo, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil pencarian dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi. Untuk setiap domain, hasil maksimum dan minimum tidak diikutsertakan (excluded) dan setiap institusi diberikan sebuah peringkat menurut jumlah yang dikombinasi tersebut.
-
Rich Files (R): Volume file yang ada di situs Universitas dimana format file yang dinilai layak masuk di penilaian (berdasarkan uji relevansi dengan aktivitas akademis dan publikasi) adalah: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) dan Microsoft Powerpoint (.ppt). Data-data ini diambil menggunakan Google dan digabungkan hasil-hasilnya untuk setiap jenis berkas.
-
Scholar (Sc): Google Scholar menyediakan sejumlah tulisan-tulisan ilmiah (scientific paper) dan kutipan-kutipan (citation) dalam dunia akademik. Data Sc ini diambil dari Google Scholar yang menyajikan tulisan-tulisan ilmiah, laporan-laporan, dan tulisan akademis lainnya.
berikut hasil pemeringaktan universitas di indonesia yang berhasil masuk top 6000 dunia.
| peringkat | Nama Perguruan Tinggi | ||
| indonesia | dunia (jan-09) | dunia (jul-09) | |
| 1 | 623 | 572 | Universitas Gadjah Mada |
| 2 | 676 | 727 | Institute of Technology Bandung |
| 3 | 906 | 1010 | University of Indonesia * |
| 4 | 2013 | 1080 | Petra Christian University |
| 5 | 1604 | 1126 | Gunadarma University |
| 6 | 2159 | 1617 | Universitas Sebelas Maret |
| 7 | 2672 | 1643 | Airlangga University |
| 8 | 1762 | 1849 | Institut Teknologi Sepuluh Nopember |
| 9 | 2063 | 2215 | Bogor Agricultural University |
| 10 | 2152 | 2590 | Brawijaya University |
| 11 | xxxx | 2685 | Universitas Muhammadiyah Surakarta |
| 12 | 3138 | 2779 | Diponegoro University |
| 13 | xxxx | 2791 | Universitas Negeri Malang * |
| 14 | 3347 | 2839 | Indonesia University of Education * |
| 15 | 1960 | 3017 | Sekolah Tinggi Teknologi Telkom |
| 16 | 3821 | 3058 | Universitas Islam Indonesia |
| 17 | 2730 | 3142 | Universitas Padjadjaran |
| 18 | 4430 | 3276 | Universitas Mercu Buana |
| 19 | 3016 | 3303 | Engineering Polytechnic Institute of Surabaya |
| 20 | 3198 | 3446 | Universitas Hasanuddin University |
| 21 | 3950 | 3453 | Universitas Udayana |
| 22 | xxxx | 3468 | Universitas Muhammadiyah Yogyakarta |
| 23 | xxxx | 3565 | Atma Jaya Yogyakarta University |
| 24 | 4780 | 3642 | Universitas Jember |
| 25 | 3310 | 3968 | Yogyakarta State University |
| 26 | 3491 | 4084 | Universitas Lampung |
| 27 | 4394 | 4220 | Universitas Katolik Parahyangan |
| 28 | xxxx | 4406 | Universitas Paramadina |
| 29 | xxxx | 4568 | Universitas Sriwijaya |
| 30 | 3026 | 4713 | Bina Nusantara University |
| 31 | 3254 | 4884 | Universitas Sumatera Utara |
| 32 | 3669 | 5051 | Duta Wacana Christian University |
| 33 | 3338 | 5109 | Universitas Budi Luhur |
| 34 | 4623 | 5274 | Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya |
| 35 | 4160 | 5495 | Universitas Riau Beranda |
| 36 | xxxx | 5900 | Stmik Amikom |
| 37 | 3467 | 5943 | Universitas Sanata Dharma |
| 38 | 4800 | 5975 | Universitas Negeri Semarang |
| 39 | 3983 | 5996 | Maranatha Christian University |
Selamat kepada beberapa universitas yang pada bulan januari 2009 tidak ada dalam peringkat, dan sekarang “welcome to the jungle” kepada 7 universitas yang baru saja masuk top 6000 dunia. Walaupun ada juga yang beberapa universitas mengalami penurunan. Selamat Kepada UNS yang ada pada peringakat 1617 dan no 6 di Indonesia. Good Luck
Wisata Blogger 2009 : Berhadiah HP Motorolla
Ngeblog hakekatnya menulis, jadi yang namanya Blogger itu otomatis adalah seorang penulis. Jangankan untuk perhelatan yang besar seperti Wisata Blogger 2009, ketemu sesama Blogger di Wedangan Klithik pun bisa menjadi sebuah postingan. Seperti postingan saya sebelumnya Wisata Blogger menyisakan banyak kenangan pahit, bagaimana tidak pahit ? perjalanan dari Yogya ke Wonosobo saja harus naik turun [...]
Wisata Blogger 2009 : Kenanganku
Selalu ada kenangan disetiap kejadian dan akan terasa indah manakala kita mampu memetik hikmah. Wisata Blogger 2009 dibalik setiap peristiwa itu, menyisakan kenangan sedih dan indah bagi siapa saja yang hadir disana, yang pasti kenangan indah bersama kekasih hati selalu memberi kekuatan meskipun masih dipisahkan oleh jarak dan waktu. Setelah kontak dengan panitia Tyovan ary [...]
Catatan
Sudah beberapa hari ini saya tidak menulis di blog. Mungkin sudah hampir satu pekan, semenjak tulisan tentang sebuah harapan saya postingkan sekitar tanggal 24 kemarin. Sebenarnya saya ingin sekali menuliskan pengalaman apa yang telah saya alami. Saya tidak bermaksud untuk mencari sebuah pujian, cercaan, atau pun hal yang lain. Tatapi hanya sebuah upaya untuk membiasakan [...]
Selamat Jalan Babah
Kematian adalah sebuah keniscayaan dalam hidup sehingga setiap yang hidup pasti mati. “kullu nafsin dzaaiqotul maut” (setiap yang bernafas pasti menemui kematian) sering kali dikaitkan dengan ayat istirja’ (inna lillahi wa inna ilaihi roojiun) yaitu ketabahan. Allah memerintahkan kita jangan terlalu larut dalam kesedihan. Kematian bisa saja menemui siapapun dalam bentuk tragedi kecelakaan, penyakit yang [...]
Wisata Blogger di Wonosobo
Peresmian Komunitas Blogger Serayu Wonosobo
Dunia blog Indonesia memang sedang bergeliat, ini bisa dilihat dari munculnya komunitas-komunitas blogger di daerah, Bengawan adalah salah satu diantaranya. Belum genap setahun usia Bengawan, muncul lagi komunitas blogger Wonosobo, yang diberi nama Serayu. Nama Serayu diambil dari salah satu sungai di Kabupaten Wonosobo. Jadi, Bengawan dan Serayu sebenarnya adalah saudara dekat, sama-sama menggunakan nama sungai. Selengkapnya →
lemu

Hari ini aku bertemu orang-orang lemu dalam pentas wayang suket mas slamet gundono. Pertama, seorang wanita yang menyanyi pada waktu pembacaan buku mas slamet. Kedua, mas slamet sendiri dan ketiga seorang tokoh yang muncul di akhir pertunjukan dengan mengulang-ulang satu kalimat tanpa ekspresi dan akhirnya keluar panggung.
Menurut Garin Nugroho, dalam salah satu puja puji terhadap Slamet Gundono, lemu merupakan suatu falsafah. Lemu adalah buku. Lemu adalah bulat dan bundar. Lemu ada di sekitar kita. Lemu adalah gelak tawa bahagia. Lemu adalah harapan bagi banyak orang. Lemu adalah harapan yang tersurat dari sapaan ibu-ibu kepada anaknya "makan yang banyak ya, biar lemu".
Di luar puja-puji dan segala macam acara ini, saya tertarik dengan permenungan seorang Garin Nugroho tentang lemu. Dugaan saya, jangan-jangan lemu adalah kedigdayaan seorang manusia jawa. Jangan-jangan, adalah suatu manusia super (overman) Nietzsche a la Jawa. Suatu kelakar yang kelewat jauh memang, tetapi layak ditanggung untuk diteruskan dalam suatu pencarian.
Bila lemu disejajarkan dengan situasi gemah ripah lo jinawi dari pengharapan jawa, maka suatu bentuk kurus, obsesi langsing dan singset adalah suatu pengingkaran dari harapan ideal manusia jawa. Memang, bila masih kecil, lemu identik dengan sehat, dengan lucu, dengan menggemaskan. Secara sosial, juga pada waktu kecil, lemu identik dengan status sosial yang kecukupan. Anak yang lemu adalah anak yang kecukupan secara lahiriah. Seorang anak yang jauh dari orangtua juga sering dinilai dari lemu tidaknya. Bila ia lemu, tentu orangtua (orangtua jawa, minimal) akan merasa tentram, merasa anaknya terawat dan tidak kekurangan suatu apapun. Jadi, lemu di sini mengandung makna tidak kekurangan suatu apapun.
Menginjak dewasa, manusia lemu tak lagi menjadi ideal manusia. Mungkin di jaman kebangkitan kesenian Yunani (Renaissance), lemu menjadi ideal wanita, tetapi sekarang telah berkembang menjadi manusia kurus tinggi langsing dada rata. Lemu dan kurus tidak lagi suatu tanda dari perayaan kehidupan yang tak kekurangan suatu apapun, tetapi menjadi konsumsi mata, konsumsi pandangan. Konsumsi visual itu dibentuk lewat media yang dikonstruksi demi munculnya kebutuhan untuk konsumsi. Kebetulan, saat ini, yang menarik adalah yang kurus, putih, tinggi, dada rata. Karena dikonstruksi bagi konsumsi visual yang mempengaruhi hasrat, muncul kebutuhan dan keinginan untuk menjadi sama-sama kurus, tinggi, dada rata.
Perkembangan ini ternyata telah menghilangkan makna dari pandangan manusia tentang ideal diri. Bila lemu pernah disejajarkan dengan suatu makna sejahtera, suatu penanda yang sangat bermakna. Kali ini, lemu digeser dan digantikan dengan ideal manusia yang kurus, tanpa penyejajaran makna dengan perayaan kehidupan manapun. Kurus tidak berarti tak terawat, tidak berarti miskin, tidak berarti kering. Kurus adalah tujuan dan makna pada dirinya sendiri. Telah terjadi pencurian makna akan perayaan kehidupan dan rasa syukur dengan pergeseran ini. Singkatnya, tak lagi ada nilai di balik suatu hasrat menjadi suatu manusia ideal. Mitos (barthesian) tak lagi bergema dalam penanda kurus.
***
Di tengah pentas, terjadi juga obrolan yang cukup seru di ankringan depan gedung pertunjukan. Temanya adalah pergeseran selera film bokep manusia. Seorang teman bercerita bahwa dia sangat bersyukur karena Asia Carera telah mendidik anak Indonesia sebelum waktunya. Menurutnya, Asia Carera mulai digeser oleh generasi Miyabi. Yang satu menonjolkan tubuh yang sintal dan padat berisi, yang lain mengedepankan wajah sayu, tubuh kurus langsing. Tetapi, dia tetap merasakan bahwa Asia Carera adalah Macan beringas yang atraktif dan pencipta gaya. Lain dengan Miyabi yang pasrah dan jinak. Asia Carena adalah lambang vitalitas. Dan yang lebih penting, menurut teman saya itu, gaya hubungan seksual sebagai suatu kegiatan yang sangat personal, dapat dipengaruhi oleh gaya Asia Carera, tidak oleh Miyabi. Tak heran bahwa teman saya menambahkan nama Carera di belakang nama panggungnya.
Kembali, ini tentang lemu. Bagi saya, lemu adalah penanda bagi perayaan kehidupan, ungkapan syukur akan terpenuhinya kebutuhan rohani dan jasmani. Lemu mengingatkan akan penciptaan, akan pertumbuhan dan akan laku syukur. Tentu saja, saya tak harus menjadi lemu untuk mengingat semua itu. Terimakasih untuk pertemuan dengan kawula lemu malam ini.
Selamat berkarya !!
gambar dikutip dari : http://blontankpoer.blogsome.com/images/monolog_gundono.jpg
Identitas Solo dan Transformasi Kultural
Ada sebuah kekhawatiran berkait perkembangan kota-kota di Indonesia yang dirasa menuju arah yang seragam dan tak menampakkan ciri khas kedaerahan masing-masing. Pembangunan berbagai piranti bisnis modern—semacam mal, apartemen, gedung perkantoran, dan sebagainya—di berbagai daerah menunjukkan bahwa kota-kota di daerah memiliki kecenderungan menjadi sama dengan kota-kota besar yang terlanjur mengadopsi kultur metropolitan. Selengkapnya →
Sebuah Harapan : untuk Diriku dan Teman-Teman Terbaik yang Telah Kukenal dan Akan Kukenal
Setiap orang di dunia ini pasti mempunyai harapan dalam hidupnya, termasuk diri kita. Harapan menjadikan hidup kita lebih semangat dan bermakna. Harapan juga menjadikan hidup kita lebih teratur dalam rangka menata kahidupan yang kita jalani. Secara umum setiap orang mempunyai beraneka ragam harapan yang berbeda satu dan yang lainnya, baik dari segi substansi dan cara [...]








































